SHORT COURSE VOL.3

1 Juli – 23 Agustus 2019

Setiap Senin – Jumat 19.00 – 20.30 WIB

Biaya: Rp.1.500.000,- / kelas

Short Course Gudskul adalah program kelas malam sepanjang delapan kali pertemuan yang diadakan di Gudskul: Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer. Berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kelas ini menawarkan berbagai subjek untuk mendalami cara membuat karya seni, dari medium foto, ilustrasi, video, seni performans, instalasi sampai seni media baru; menulis tentang seni; mengenalkan seni dan membuat cerita untuk anak; serta aspek-aspek produksi dalam musik, film dan pameran seni rupa. Setiap kelas difasilitasi oleh seniman, desainer, musisi, sutradara, dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya lebih dari sepuluh tahun. Sejak 2018, Short Course Gudskul telah berlangsung sebanyak dua volume dan diikuti oleh berbagai pekerja di ranah kreatif, mahasiswa, siswa SMA & SMK, seniman muda, musisi serta penikmat seni yang ingin mempelajari seluk beluk kesenian dan berjejaring dengan praktisi-praktisi yang ada di ekosistem Gudskul.

  • Kelas malam sebanyak delapan kali pertemuan, seminggu sekali dalam dua bulan.
  • Nongkrong Sambil Belajar dengan para pengajar yang telah pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam skena seni nasional dan internasional.
  • Mempelajari aspek dan cara berpikir dalam seni rupa kontemporer, musik, film, sastra dan desain.
  • Di akhir short course, peserta berkesempatan menampilkan hasil belajarnya dalam bentuk pameran dan acara di Gudskul (Class Meeting).
  • Menawarkan proses “nongkrong sambil belajar” yang santai.
  • Belajar langsung dengan praktisi seni tentang subjek-subjek spesifik yang jarang ada di Jakarta dengan harga terjangkau.
  • Sebagai capacity building untuk karyawan institusi seni dan kantor-kantor ranah kreatif di Jakarta.
  • Setiap malamnya, peserta dapat berjejaring dengan praktisi seni nasional dan internasional yang ada di ekosistem Gudskul secara kasual.
  • Mendapatkan penajaman metode berkarya lewat fasilitas pengajar, seniman, penulis, musisi, kurator dan ruang-ruang yang ada di ekosistem Gudskul.
  • Sertifikat dan karya pada showcase Class Meeting bisa menambah portofolio peserta.
  • Sebagai bentuk dukungan untuk keberlangsungan Gudskul yang merupakan bagian dari ekosistem seni rupa kontemporer lokal dan global.
  • Peserta berusia 16-40 tahun.
  • Berkomitmen untuk mengikuti Short Course di Gudskul, Jagakarsa, Jakarta Selatan selama periode Juli-Agustus 2019.
  • Per biaya pendaftaran, peserta dapat memilih satu subjek kelas dalam satu hari.
Salinan Anggun

Jalan Menuju Video Musik - Anggun Priambodo

Kelas ini membedah seluk-beluk video musik dan bagaimana berkarya dengan medium video yang menjadikan musik sebagai respon awalnya. Peserta dibekali pengetahuan konseptual dan peta produksi dari video musik sebagai bagian integral dari skema musik hari ini. Anggun Priambodo, sutradara dari sejumlah film pendek, iklan, video klip untuk Naif dan White Shoes and The Couples Company serta penerima penghargaan dari MTV Music Award 2004 sebagai Best Director akan memfasilitasi peserta untuk bisa menangkap “ide-ide liar” yang bisa menjadi amunisi dalam menciptakan karya video musik.
Salinan Ardi Gunawan

Seni Instalasi - Ardi Gunawan

Kelas ini mengenai belajar soal keterbatasan, baik itu dari segi material dan finansial dalam menciptakan seni instalasi. Peserta mendalami bagaimana mengolah keterbatasan itu menjadi ruang, lewat bereksperimen dengan material, konteks, dan waktu. Metode-metode ini nantinya bisa peserta terapkan untuk kebutuhan karya pribadi ataupun komersial yang meruang. Ardi Gunawan dikenal dengan karya-karya instalasinya kerap menggunakan benda-benda yang ada di sekitar tempat itu untuk dipamerkan. Dalam pameran Manifesto #4 di Galeri Nasional Ardi Gunawan menggunakan tembok galerinya sendiri sebagai instalasi.
Salinan _OKV0760

Intaglio: Berkarya Cetak dengan Logam dan Asam - Grafis Huru Hara

Etsa atau etching adalah teknik cetak seni yang menggunakan media berupa lempeng tembaga. Melakukan teknik ini selayaknya seorang ilmuwan yang sedang melakukan eksperimen didalam laboratorium, dengan mencampurkan bahan kimia serta ketepatan perhitungan dalam setiap prosesnya yang kemudian berdampak pada hasil akhir gambar pada plat logam, yang tidak jarang menimbulkan efek visual yang di luar dugaan. Dipandu oleh Grafis Huru Hara, kolektif dan studio seni grafis Jakarta, kelas ini akan diawali dengan persiapan plat logam, proses menggurat dan mengasam plat, menyiapkan kertas dan mengatur kelembabannya serta mencetak. Kelas ini menghasilkan sebuah pameran yang berisikan karya etsa dan buku tutorial etsa yang dibuat dari teknik etsa itu sendiri.
Salinan Daniella

Pengenalan Seni Rupa untuk Anak - Daniella (RURU Kids)

Bagaimana mengenalkan seni untuk anak usia TK-SMP dengan cara yang menyenangkan? Kelas ini peserta diajak untuk memahami psikologi anak hingga merancang kegiatan seni yang menyenangkan dan bisa membentuk karakter anak. Metode-metode yang diajarkan mencakup bagaimana anak bisa berkreasi dengan seni rupa, seni pertunjukan, seni musik yang saling berkaitan, misalnya dengan mendongeng, membuat teater anak beserta propertinya, hingga kerajinan tangan. Di akhir sesi, peserta dapat membuat kegiatan seni untuk anak yang bisa diaplikasikan di rumah dan sekolah. Dipandu oleh Daniella F. Praptono, seorang ibu tiga anak, guru, dan pendiri RURU Kids – sebuah program seni untuk anak.
komikin-ajah

Komik Digital - Komikin Ajah

Kelas ini menawarkan peserta cara membuat komik mulai dari karakterisasi hingga pengembangan semestanya (universe) dan mengolah cerita hingga dapat ditampilkan secara visual dalam bentuk komik, serta bagaimana cara mempublish dan memasarkan komik yang telah dibuat. Peserta diharapkan dapat memproduksi serta memasarkan komiknya, baik secara independen maupun melalui major publisher, yang difasilitasi oleh @komikin_ajah komunitas komik online dengan pengikut 2 juta lebih. Kelas ini diampu bersama komikus Tahi Lalat, Komikazer, dan Widi Susanto dari Masyarakat Komik Indonesia.
Salinan DSC00586 copy

Seni Performans dalam Ruang - Reza Afisina

“Memahami dan mendalami seni performans dalam konteks di dalam ruang membutuhkan ruang fisik dan latihan-latihan intens untuk terus mengidentifikasi hubungan antara tubuh dan ruang. Bersama Reza Afisina, dengan pengalamannya mendalami seni media baru dan seni performans selama lebih dari 20 tahun hingga salah satu karya video performansnya WHAT (2001) kini dikoleksi oleh Solomon R, Guggenheim Museum, Amerika Serikat, kelas ini akan melatih peserta dengan minat seni performans untuk mengenal dan mengidentifikasi keterkaitan antara tubuh, ruang dan waktu sebagai dasar dari seni performans.
Salinan DSC00607 copy

Pengenalan Kerja Kuratorial - Mia Maria

Kelas ini ditujukan untuk calon kurator, seniman, pengajar seni, manajer seni dan pecinta seni. Bersama kurator Mia Maria dengan pengalamannya di Singapore Biennale, Museum MACAN dan Dewan Kesenian Jakarta, peserta diperkenalkan dasar-dasar kerja kuratorial dari aspek artistik, komunikasi, relasi seniman dan ruang, manajemen, serta pengembangan konsep dan konteksnya.
Salinan Arman

Art Handling - Arief Rachman/Serrum

Kelas ini memberikan solusi-solusi kreatif dalam penanganan karya seni untuk pameran : dari persiapan, pemasangan pengemasan sampai logistik karya. Peserta dibantu merangkum teknik mereka sendiri serta mendapatkan kartu standar kompetensi sertifikat art handling untuk portofolio profesionalnya. Bersama Arief Rachman dari Serrum Arthandling, tangan di balik terpasangnya karya-karya di Jakarta Biennale, Art Stage, Bazaar Art, Museum MACAN dan berbagai pameran di Galeri Nasional Indonesia.
Salinan ruang auditorium_shortcoursevol2 (32 of 55)_1

Desain & Produksi Pameran Seni Rupa - M. Sigit Budi Santoso

Di balik sebuah penyelenggaraan pameran seni rupa, ada kerja-kerja dalam mengatur proses produksi, logistik, desain tata pajang karya dan manajemen, agar setiap karya bisa dinikmati oleh publik. Peserta akan diberikan pemahaman soal menyiapkan sebuah pameran, dari pengetahuan bahan dan alat, membuat alur pengunjung hingga tata letak karya, sebagai aspek penting dari distribusi pengetahuan melalui pameran seni. Bersama M. Sigit Budi Santoso dari Serrum Studio yang telah menangani pameran di Jakarta Biennale, Art Stage, Bazaar Art, OK Video Festival dan berbagai pameran di Galeri Nasional Indonesia, akan berbagi pengalaman dan metode-metodenya dalam kelas ini.
Jimi Multazam

Menulis Lirik Lagu - Jimi Multhazam

Jimi Multhazam akan mengenalkan cara-cara kreatif dalam menulis, cara merangkai inspirasi, menggabungkan diksi kata dengan nada, membuat packaging single secara DIY serta berbagi referensi dalam menulis lirik. Dinobatkan sebagai salah satu penulis lirik terbaik di Indonesia, Jimi Multhazam, musisi dan penulis lirik yang dikenal dengan bandnya The Upstairs dan Morfem, akan memfasilitasi peserta dalam kelas ini untuk membuat lirik terbaiknya. Di akhir kelas, peserta akan merilis singlenya sendiri lewat label digital.
Salinan shortcoursevol2_hafisphoto (64 of 67)

Fotografi Musik - The Secret Agents (Indra Ameng dan Keke Tumbuan)

Kelas ini mendalami fotografi yang menjadikan musik dan segala hal yang berhubungan dengan musik sebagai subyek dari foto. Peserta akan mendapatkan referensi baru dalam melihat karya fotografi, berbagi cerita soal musik dan melakukan praktik langsung dalam membuat karya foto yang berhubungan dengan musik. The Secret Agents, duo Indra Ameng dan Keke Tumbuan, yang dikenal lewat program musik mereka seperti SUPERBAD dan RRRec Fest, serta tentunya fotografi musik, mengajak teman-teman yang suka berkeliaran menenteng kamera memotret konser musik, membuat foto profil band, menyukai musik sekaligus fotografi, dan mengabadikan keseharian, untuk berkolaborasi dengan mereka membuat dan menerbitkan zine foto musik.
Salinan openingshortcoursevol2_8 mei 2019_gudskul_jinpanjiphoto (43 of 43)

Fashion Branding & Identity - Ayu Dila & Monica Hapsari

Kelas ini mengenalkan peserta dasar-dasar dalam menciptakan brand fashion. Dari dasar-dasar pola dan menjahit, sedikit menganalisis trend forecasting ke depan, membentuk key visual, membuat foto lookbook dan brand identity hingga merangkum portofolio akhir. Target kelas ini adalah tiap peserta berhasil mendapatkan sebuah prototipe sebuah bentuk brand, prototipe produk jadi, dan brand identity yang diharapkan akan berkembang menjadi brand nyata di kemudian hari. Bersama Ayu Dila dan Monica Hapsari, peserta juga akan dipertemukan dengan praktisi-praktisi fashion, berbagi link di industri fashion dan berkesempatan untuk memamerkan hasil portofolio produknya.
visualkan

VISUALKAN: Penelitian Berbasis Visual - Aysa Putri, Birgitta Rachmat dan farid rakun

Masalah pelik dapat disederhanakan dan diceritakan kembali ke orang lain lewat proses visualisasi: membuat sesuatu yang abstrak menjadi sebuah paparan visual. Bayangkan proses dan data dari Pemilu terakhir. Bayangkan juga rencana keuangan sehari-hari Anda. Bagaimana cara terbaik untuk Anda menceritakan hal-hal macam itu ke orang lain? Dengan membuat proses bercerita sebagai rentetan visual, lebih mudahkah Anda berpikir? Kelas ini akan mengupas guna berpikir secara visual, untuk memecahkan masalah yang dihadapi setiap peserta. Dari percintaan, pekerjaan, keuangan sampai perubahan iklim dan terorisme, peserta dapat memilih masalah yang dekat dengan mereka, lalu menggunakan masalah terpilih untuk mengembangkan dan mengasah kepekaan visual untuk bercerita. Metode yang dilakukan meliputi pemetaan, visual katalog sampai penyajian multimedia yang akan diberikan oleh ketiga pengampu kelas ini dan jaringan serta keahlian yang ada di Gudskul Ekosistem dan sekitarnya.
alat aufa

Strategi Perekaman Suara - Aufa Ariaputra

Kelas ini membahas strategi perekaman suara terutamanya di lapangan. Lewat kelas ini, peserta diajak untuk merekam dengan berbagai alat hingga menemukan metode perekaman yang sesuai dengan kebutuhan. Bersama Aufa Ariaputra dengan pengalamannya sebagai penata suara untuk film-film seperti Eat Pray Love, Sang Penari, Negeri 5 Menara, Tenggelamnya Kapal van der Wijck, dan Garuda di Dadaku, peserta akan mempelajari komposisi input dan output dalam perekaman beserta strategi untuk mematahkan keterbatasan dari alat dan situasi di lapangan.
drawmama1

Ilustrasi - Marishka Soekarna

Bersama Marishka Soekarna a.k.a Drawmama, peserta akan mempelajari dasar-dasar ilustrasi, mengartikulasikan teks ke dalam visual, mengolah intepretasi visual, bermain dengan bahan-bahan yang bisa menjadi ilustrasi dua dimensi menarik, serta menerapkannya pada karya ilustrasi peserta. Marishka akan memfasilitasi peserta untuk menemukan karakter personalnya yang sesuai dengan keseharian dan hal-hal yang ada di dekatnya.
184_1

Bermain dengan Arsip - Ugeng T. Moetidjo

Bagaimana mengemas ulang arsip-arsip ke dalam bentuk-bentuk artistik yang bisa dinikmati banyak orang? Ugeng T. Moetidjo, seorang perupa, periset dan pengarsip, mengajak teman-teman yang senang mengumpulkan arsip untuk mengolahnya lebih jauh di kelas ini. Ugeng akan membagikan pengalamannya dalam mendapatkan arsip di tempat-tempat yang tidak terpikirkan, memandu peserta untuk mencari potongan arsip yang bisa melengkapi data yang dimilikinya.
reda2

Menulis Cerita Anak - Reda Gaudiamo

Bagi Reda Gaudiamo, menulis cerita anak adalah menggali kembali cerita masa lalu dan membawanya ke saat sekarang untuk anak-anak. Lewat kelas ini, Reda, musisi serta penulis buku anak Aku, Meps dan Beps dan Na Willa yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris serta dipromosikan di London Book Fair 2019, akan mendampingi peserta untuk mengembangkan ide- idenya menjadi sebuah cerita utuh yang bisa menjadi teman untuk anak-anak yang membacanya.
Mirwan Andan

Islam dan Seni - Mirwan Andan

Mirwan Andan bergabung di ruangrupa pada awal 2017 di bagian riset dan pengembangan. Pernah menempuh pendidikan di pesantren di Watampone dan Makassar, Sulawesi Selatan selama enam tahun dari 1993-1996. Dilanjutkan dengan belajar Sastra Perancis di Universitas Hasanuddin, Makassar (1999-2004) dan Perbandingan Politik di Universitas Indonesia, Depok (2008-2012). Pada awal 2019 berpartisipasi dalam International Visitor Leadership Program (IVLP) on Demand, Promoting Tolerant Messaging Within Islam di Washington D.C., Detroit dan L.A. yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri, Amerika Serikat. Dengan mendiskusikan karya-karya dan peristiwa seni dalam seni rupa, film, dan sastra, kelas Islam dan Seni ini akan mebahas tentang bagaimana islam sebagai ajaran dan sejarah berkaitan dengan praktek seni dan kebudayaan.
henryfoundation (51 of 1)

Video Kolase Bergerak - Henry Foundation

Kelas ini menelusuri keseruan dalam menggabungkan teknik kolase dua dimensi dan video stop motion. Bersama Henry Foundation, seniman, musisi, sutradara dan pembuat video yang dikenal dengan karya-karyanya dalam grup Goodnight Electric, videoklip untuk Naif, The Upstairs, C’mon Lennon, Seringai dan Zigi Zaga, serta penerima penghargaan dari MTV Music Award 2004 sebagai Best Director, peserta akan dipandu untuk merangkai story board, membuat kolase yang bisa digerakkan, serta pengetahuan tentang penyuntingan audiovisual dengan software.
Zaqia Ramallah

Wirausaha Kreatif - Zaqia Ramallah

Bersama Zaqia Ramallah, peserta akan menjadi generasi model bisnis, yang mempelajari cara membuat business model canvas, memahami pola desain dan strategi, serta mengimplementasikan prosesnya. Pada akhir pertemuan, peserta membuat perencanaan bisnis, diikuti dengan membuat prototipe sehingga siap untuk pitch idea kepada calon investor.
Oscar Firdaus

Merancang Tata Artistik Film - Oscar Firdaus

Peserta akan mendapatkan dasar-dasar dalam tata artistik film, membuat rancangannya lewat piranti lunak SketchUp, serta bertemu dengan praktisi film lainnya untuk membantu menajamkan gagasannya. Bersama Oscar Firdaus sebagai pengampu, pemenang Piala Citra Tata Artistik Terbaik untuk film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta dan nominasi untuk film Toba Dreams, akan membagikan pengalaman dan metodenya dalam kelas ini.
Salinan M Hasrul

Seni Interaktif Berbasis Elektronik - Moch. Hasrul

Karya seni interaktif yang menggunakan sensor mampu memberikan pengalaman lebih kepada apresiatornya, lewat sebuah interaksi dan gestur yang langsung bersentuhan dengan karyanya sendiri. Peserta akan dibantu untuk membuat karya seni interaktif dengan sensor dan arduino, sebuah perangkat keras yang dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik atau pembuatan purwarupa interaktif dengan lebih gampang. Di akhir kelas, peserta dibantu untuk dapat mengembangkan dan memamerkan karya seni interaktif, dipandu oleh Moch. Hasrul, seniman media baru yang karya-karyanya kerap bermain dengan interaksi manusia.
Salinan dagelan

How to Create Digital Marketing Viral - Infia Dagelan

Peserta akan mendapatkan materi untuk pembuatan konten dan pendistribusiannya yang baik dan dapat diimplementasikan untuk karya ataupun bisnisnya. Bersama Infia Dagelan, akun Instagram hiburan terbesar di Indonesia, subjek ini memberikan stimulus kepada para peserta agar dapat menunjang pendistribusian pesan melalui ranah online untuk kebutuhan karya atau bisnis.
jurnal karbon

Menulis Kritik Seni - Jurnal Karbon

Lewat kelas ini, peserta diajak untuk menulis tentang kesenian tanpa basa-basi dan kata-kata yang menjerumuskan. Bersama Bagus Purwoadi, Berto Tukan dan Dirdho Adithyo, penulis seni dari Jurnal Karbon, peserta belajar mengenai bagaimana memperkokoh gagasan tulisan, mendapatkan petunjuk praktis untuk menulis tentang seni rupa, dan cara-cara menulis artikel berita singkat yang dibutuhkan dalam arena seni rupa kontemporer hari ini- untuk mengubah dari desas-desus menjadi tulisan yang dapat dibaca khalayak
Salinan openingshortcoursevol2_8 mei 2019_gudskul_jinpanjiphoto (31 of 43)

Merangkai Benda dan File Digital Menjadi Karya Seni - Cut and Rescue

Peserta akan diajak untuk melihat potensi artistik dari benda-benda populer, lokal, domestik, dan terlupakan sebagai sumber penciptaan karya seni. Menjelajahi lokasi-lokasi yang menjadi destinasi berburu Cut and Rescue di Jakarta, serta meramu benda agar dapat dihadirkan dalam bentuk projek lintas disiplin. Cut and Rescue Dikenal dengan karya-karya kolase objek mereka yang tidak lazim dan mengambil inspirasi visual dari kehidupan urban Indonesia, seperti instalasi museum Pelatih Kecoa di Galeri Nasional Indonesia hingga museum objek yang terdiri dari ceker ayam hingga perangko era Orde Baru di Lot 8, Jakarta.

Formulir Pendaftaran

*Masukkan kode khusus jika ada
Rp 0.00
Tuliskan pesan anda jika ada*

* Kelas berlangsung serempak, anda hanya dapat memilih 1 kelas setiap harinya

X