SHORT COURSE ONLINE

19 September - 19 November 2021

Short Course Online Gudskul adalah program belajar yang menyenangkan yang diadakan oleh  Gudskul: Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer. Dilaksanakan secara online, program ini menawarkan berbagai subjek untuk mendalami cara membuat karya seni, dari medium arsip, filem, video, sejarah sampai seni media baru; menulis tentang seni; mengenalkan seni di rumah,membuat karya komik,jurnalisme musik dan mengelola ruang kreatif. Setiap kelas difasilitasi oleh seniman, desainer, musisi, sutradara, dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya lebih dari sepuluh tahun. Sejak 2018, Short Course Gudskul telah berlangsung dan diikuti oleh berbagai pekerja di ranah kreatif, mahasiswa, siswa SMA & SMK, seniman muda, musisi serta penikmat seni yang ingin mempelajari seluk beluk kesenian dan berjejaring dengan praktisi-praktisi yang ada di ekosistem Gudskul.

  • Menawarkan proses “nongkrong sambil belajar” yang santai.
  • Belajar langsung dengan praktisi seni tentang subjek-subjek spesifik yang jarang ada di Jakarta dengan harga terjangkau.
  • Sebagai capacity building untuk karyawan institusi seni dan kantor-kantor ranah kreatif di Jakarta.
  • Setiap malamnya, peserta dapat berjejaring dengan praktisi seni nasional dan internasional yang ada di ekosistem Gudskul secara kasual.
  • Mendapatkan penajaman metode berkarya lewat fasilitas pengajar, seniman, penulis, musisi, kurator dan ruang-ruang yang ada di ekosistem Gudskul.
  • Sertifikat dan karya pada showcase Class Meeting bisa menambah portofolio peserta.
  • Sebagai bentuk dukungan untuk keberlangsungan Gudskul yang merupakan bagian dari ekosistem seni rupa kontemporer lokal dan global.

KELAS WEBINAR

Kelas Webinar adalah Format kelas yang dibuka oleh Gudskul secara daring dengan 1 kali pertemuan kelas, selama 2 jam.

Mencermati bagaimana Moch Hasrul dalam membuat karya, pendekatannya dengan perangkat keras dan teknologi yang kemudian diartikulasikan dengan cara interaktif. Kelas “Seni Interaktif Berbasis Teknologi” bersama Moch Hasrul akan membagikan bagaimana sebuah perangkat yang sederhana mampu menghasilkan karya yang menarik dengan pendekatan teknologi yang berpadu padan sebagai seni media baru. 

Moch Hasrul,seorang seniman yang berbasis dan tinggal di Jakarta, Indonesia. Menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan pendidikan seni rupa dan memperoleh gelar sarjana pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta dan memperoleh gelar master dalam bidang seni rupa dari Institut Teknologi Bandung. Salah satu anggota Serrum, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan seni rupa.

 

Seni Interaktif Berbasis Elektronik

Minggu, 12 September 2021

10.00 – 12.00 WIB

Via Zoom & Video Tutorial

Registrasi: Rp.300.000,- (include kit)

_⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣

Beberapa tahun terakhir ini kita bisa melihat bagaimana geliat fashion brand sedang bergeliatnya. Setiap hari ada saja brand baru yang bersliweran di laman sosial media, dari brand lokal yang skalanya nasional sampai brand lokal yang sudah menyentuh pasar internasional. Bagaimana brand tersebut bisa bertahan?bagaimana bisa menyentuh pasar internasional? memiliki story telling yang baik. Angga adiyatama a.k.a Kims akan membagikan pengalamannya selama satu dekade terakhir berada dalam industri fashion, bagaimana membangun sebuah brand,cara bertutur dan tentunya keberlanjutan sebuah brand agar bertahan lama dan terus berinovasi.

Angga adiyatama a.k.a Kims adalah salah satu pemalin lama dalam industri clothing di Jakarta. Brand seperti; Bush,Last Super,Kong,Capital dan Voices Baby lahir dari buah tangan dinginnya. Selain beraktifitas di clothing brand, Kims juga merupakan graffiti artist generasi pertama yang meramaikan komunitas graffiti di awal 2000an.

 

Membangun Clothing Brand

Minggu, 12 September 2021 

13.00 – 15.00 WIB⁣

Via zoom⁣

Registrasi: Rp.50.000,-⁣

_⁣⁣⁣⁣⁣

Tidak disangkal lagi kalau Kota Gede di Yogyakarta penghasil kerajinan dari perak. Dalam sepanjang jalan Kota Gede kita bisa melihat banyaknya bengkel pengrajin dan toko yang menjual aksesoris berbahan perak. Sweda, satu dari sekian bengkel pengrajin yang hadir di Kota Gede. Sweda yang dikelola oleh sekumpulan anak muda lokal berhasil membawa hasil kerajinanya ke pasar Internasional. Di kelas kali ini, Sweda akan membagikan bagaimana hasil kerajinan lokal mampu bersaing di pasar tanpa menghilangkan bentuk kearifan lokalnya.

Sweda, lahir di tahun 2014 di tengah para pengrajin perak di Kota Gede, Yogyakarta. Semangat untuk memelihara warisan budaya tradisional di Kotanya yang sudah ada sejak abad ke-16 membawa Sweda untuk tetap setia pada akarnya dengan mempraktikan keahlian tradisional dalam menciptakan hasil kerajinan yang indah. Sweda percaya dengan mempertahankan cara tradisional dari segi teknik; proses pemotongan, ukiran, solder, pengamplasan, dan pemolesan hanya menggunakan alat tradisional sederhana, seperti digunakan oleh pengrajin tradisional di masa lalu lebih memiliki cerita yang berarti dan tetap menghasilkan kerajinan perak yang berkualitas.

 

Juxtapose Jewellery

Minggu, 12 September 2021 

16.00 – 18.00 WIB⁣

Via zoom⁣

Registrasi: Rp.50.000,-⁣

KELAS INTENSIF

Kelas Intensif adalah Format kelas yang dibuka oleh Gudskul secara daring dengan 5 kali pertemuan dan ditambah 1 kali pertemuan untuk konsultasi presentasi akhir dari kelas.

Penciptaan karya seni rupa saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada keterampilan dalam menggambar, karena karya seni tidak sekedar meniru, tetapi menghadirkan ide-ide yang merefleksikan permasalahan kehidupan di sekitar seniman. 

Untuk memahami kondisi dan situasi di luar atau dalam diri seniman diperlukan analisa kritis yang bisa dipertanggungjawabkan. Pertanggungjawaban ini berupa karya yang dilandasi oleh konsep yang baik dari pengamatan permasalahan dengan baik. Pengamatan yang baik dan analisa kritis sangat menentukan dalam pemilihan medium yang tepat. Agar karya bisa hadir dengan baik maka presentasi dan komunikasi adalah sebuah bagian penting dalam penciptaan karya itu.

Lewat kelas ini, peserta akan mendapat pengetahuan dasar bagaimana proses riset, pembuatan konsep, memilih dan menentukan medium dan penciptaan karya. Peserta akan diberikan bahan bacaan dan diajak mengerjakan tugas mingguan sebagai bahan bahasan pertemuan.

FX Harsono adalah seorang perupa, lahir di Blitar, Jawa Timur. Ia Pendiri Gerakan Seni Rupa Baru dan penandatangan Pernyataan Desember Hitam. FX Harsono Menempuh pendidikan di STSRI/ASRI Yogyakarta pada tahun 1969-1974. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Institut Kesenian Jakarta. Sejak tahun 1975 aktif sebagai perupa kontemporer dan terlibat dalam pameran-pameran tunggal maupun bersama di berbagai museum, galeri nasional, serta galeri privat di berbagai kota di dunia. Diantaranya New York, San Francisco, Amsterdam, dan beberapa kota di Belanda, Berlin, London, Paris, Tokyo, Fukuoka, National Gallery Australia di Canberra, Sydney, Melbourne dan beberapa kota di Australia, Singapore Art Museum dan beberapa negara di Asia.

 

Penciptaan Karya Berbasis Riset

Setiap Selasa 19.00 – 21.00 WIB

6x Pertemuan (via zoom)⁣

Mulai kelas pada tanggal 12 Oktober 2021⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣Registrasi: Rp.1.000.000,-⁣⁣⁣⁣

Bersama dengan Koalisi Seni, Gudskul bekerja sama dengan Koalisi Seni membuka kelas bersama GoodNews Film, yang merupakan salah satu pegiat dokumenter musik di Indonesia. Di dalam kelas, kita akan bersama-sama belajar membuat ‘Dokumenter Musik’ yang bisa memberi nilai lebih daripada sekedar ‘dokumentasi musik’. 

Di akhir kelas, peserta akan membuat desain produksi film dokumenter. Ide dan hasil riset pustaka dan lapangan dapat dituangkan menjadi tulisan, foto essay, teaser film dari footage, atau stockshoot yang dirangkai menjadi teaser. 

Alat yang perlu disiapkan peserta: 

Kamera digital photo/video (bisa handphone), komputer untuk editing, alat perekam audio (microphone clip on ataupun jenis mic lain-lain pendukung yang dipunya, alat recorder audio, software mixing sound yang biasa dipakai peserta).

Pertemuan 1: Teori Dokumenter 

-Sejarah singkat

-Klasifikasi film dokumenter 

-Pembuatan film dokumenter (Ide, Riset, Produksi)

Pertemuan 2: Ide Dokumenter Musik

-Mengembangkan ide film dokumenter

-Menulis naskah film dokumenter

-Praktek membuat ide yang dipresentasikan di pertemuan berikutnya

Pertemuan 3: Mengembangkan Naskah 

-Presentasi ide film

-Membahas ide dan melanjutkan membuat naskah

-Teknis produksi film dokumenter (Pembicara Tamu : Editor Film Mocca – TBC)

Pertemuan 4: Dari Naskah ke Visual 

-Presentasi naskah dan pembahasan 

-Membuat breakdown untuk materi foto essay 

Pertemuan 5: Visual dan Audio jadi satu rasa

-Presentasi foto essay dan pembahasan

-Membuat breakdown sequence untuk film (Pembicara Tamu : Sound Engineer Film Mocca – TBC)

Pertemuan 6: Presentasi Akhir (Class Meeting)

GoodNews Film secara kolektif terbentuk 2011, pada saat pembuatan film dokumenter Mocca: Life Keeps on turning. Sejak itu, kolektif ini terlibat dalam sejumlah produksi film dan video yang berkaitan dengan musik seperti, Jakarta Artmosphere, Amuk, dan Jakarta Biennale.

⁣⁣⁣

Cara Membuat Dokumenter⁣ Musik 

Setiap Rabu 19.00 – 21.00 WIB

6x Pertemuan (via zoom)⁣

Mulai kelas pada tanggal 15 september 2021⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣

Registrasi: Rp.1.000.000,-⁣⁣⁣⁣

Formulir Pendaftaran

Rp 0.00